Jama'ah Cinema Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Raih Juara 3 Lomba Film Pendek COMFEST Unisnu Jepara 2026
Yogyakarta, Kemahasiswaan UIN Suka— Tim Jama'ah Cinema Mahasiswa (JCM) KineClub UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil menyabet Juara 3 dalam Lomba Film Pendek tingkat Jawa Tengah dan Yogyakarta yang digelar dalam rangkaian Communication Festival (COMFEST) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara 2026. Ajang final presentasi lomba tersebut berlangsung pada 11 Juli 2026 di kampus Unisnu Jepara.
Film pendek berjudul Menyapa Terang di Ujung Malam menjadi karya yang diusung tim JCM KineClub dalam kompetisi tersebut. Muhammad Ainul Yaqin, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang bertindak sebagai produser sekaligus perwakilan tim, mengaku bangga atas pencapaian ini.
"Sangat luar biasa bisa berangkat ke Jepara menjadi perwakilan Tim Jama'ah Cinema Mahasiswa dari film yang berjudul Menyapa Terang di Ujung Malam, di awal-awal kegiatan KKN berlangsung," ujarnya.
Yaqin menuturkan, keikutsertaan dalam final presentasi lomba ini bersifat wajib sehingga ia dan sejumlah anggota tim harus meninggalkan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama dua hari untuk berangkat ke Jepara. Meski demikian, kerja keras tersebut membuahkan hasil yang tidak mengecewakan.
"Final presentasi ini bersifat wajib yang mau tidak mau harus berangkat dan meninggalkan tim KKN selama dua hari. Dan pulang-pulang, alhamdulillah, tidak mengecewakan Tim JCM KineClub dan KKN yang saya tinggalkan," tuturnya.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada pihak kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga yang telah memberikan dukungan atas keikutsertaan tim dalam kompetisi tersebut hingga berhasil membawa pulang gelar Juara 3 Lomba Film Pendek se-Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Produksi film Menyapa Terang di Ujung Malam melibatkan puluhan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UIN Sunan Kalijaga yang tergabung dalam Jama'ah Cinema Mahasiswa (JCM) KineClub. Posisi produser dipegang oleh Muhammad Ainul Yaqin, sementara naskah ditulis oleh Fatah Elhusein, keduanya dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kursi sutradara diisi oleh Dhihan Hanifa Putra dari Ilmu Hadis, yang juga merangkap sebagai editor film, dibantu Rizqon Ashkhabul Yamin dari Psikologi sebagai asisten sutradara dan Nabila Kuny Taqiyya, juga dari Psikologi, yang bertugas menjaga kontinuitas naskah (script continuity). Muhammad Aqil Muzammil dari Ilmu Hukum bertugas sebagai clapper.
Di balik kamera, Prayogi Adhiwidyarais dari Ilmu Komunikasi berperan sebagai Director of Photography, didampingi Muhammad Athaya Adiwinarta dari Komunikasi dan Penyiaran Islam sebagai asisten DOP. Tata suara ditangani Muh Davi Azita Rifa'i, sedangkan tata cahaya digarap oleh Muflih Zuhdi Thufail, keduanya dari Komunikasi dan Penyiaran Islam, bersama Ahmad Zahid Arraisy dari Ekonomi Syariah. Untuk bagian artistik, tim diperkuat Naufal Atha Faiq dari Komunikasi dan Penyiaran Islam serta Faqih Najwansyah dari Sejarah Kebudayaan Islam. Adapun tata rias dipercayakan kepada Shafira Hanifa Rasyidah dari Psikologi, dan dokumentasi di balik layar (behind the scene) dikerjakan oleh Muhammad Fawwaz Nur Badru Hasan dari Manajemen Pendidikan Islam.
Sementara itu, jajaran pemeran diisi oleh Imtiyaz Allam Nashr dari Komunikasi dan Penyiaran Islam yang memerankan tokoh Yoga, Buyung Ispramadi sebagai Timotius, Artiphasa Hastungkoro Nawwar Wening dari Psikologi sebagai Teressa, dan Syefira Maharani Tasynim dari Ilmu Komunikasi yang berperan sebagai Sophia.
Prestasi ini menambah daftar capaian mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di bidang perfilman dan penyiaran di tingkat regional, sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan akademik seperti KKN dan aktivitas berorganisasi dapat berjalan beriringan dengan semangat berprestasi.
Editor: Maghrisul Akhiroh Syam