Teladani Kegigihan dan Nilai Kehidupan Tokoh Bangsa, UIN Sunan Kalijaga Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku Memoar William Soeryadjaya

YOGYAKARTA, Kemahasiswaan UIN Suka – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Seminar Nasional dan Bedah Buku bertajuk “Semangat Hidup dan Pasrah kepada Tuhan: Memoar William Soeryadjaya” pada Selasa (8/9/2026). Acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini mempertemukan kalangan akademisi, tokoh nasional, pimpinan kementerian, serta tiga ratus mahasiswa untuk menggali inspirasi dari perjalanan hidup pendiri PT Astra International, almarhum William Soeryadjaya (Om William).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Edwin Soeryadjaya selaku perwakilan keluarga besar serta jajaran Mubarok Institute dan PT Saratoga Investama Sedaya atas terwujudnya kolaborasi strategis ini.

"UIN Sunan Kalijaga terus melangkah menuju kampus yang unggul dan berdampak global. Diskusi ini bukan sekadar membahas dinamika keagamaan atau sosial-humaniora, tetapi menyentuh aspek dunia usaha dan kewirausahaan dengan mengangkat figur legendaris bisnis Indonesia, Om William. Kegigihan beliau yang yatim piatu sejak usia 14 tahun hingga berhasil mendirikan raksasa bisnis PT Astra International adalah teladan nyata tentang kerja keras dan perakitan masa depan," ujar Prof. Noorhaidi.

Rektor juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan dunia industri dan lembaga riset seperti Mubarok Institute menjadi pilar penting bagi UIN Sunan Kalijaga yang kini menduduki peringkat teratas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) serta peringkat dunia pada berbagai pemeringkatan internasional seperti QS World University Rankings, SCImago, dan THE Impact Rankings.

Hadir sebagai keynote speaker, Fadhil As. Mubarok (Chairman Mubarok Institute), menekankan pentingnya mahasiswa meneladani nilai-nilai spiritualitas dan intelektualitas dalam membangun karier maupun usaha. Mengutip pesan Edwin Soeryadjaya, ia menyebutkan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh keberadaan generasi muda yang berjiwa wirausaha.

"Kemampuan membaca peluang harus diselaraskan dengan keimanan. Mahasiswa UIN tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga harus berani mengambil peluang dan berpasrah diri kepada Tuhan. Formula kesuksesan itu sederhana: Ya Lobi dan Ya Robbi, artinya berikhtiar, membangun jejaring, merancang strategi lobbi, sekaligus bertawakal dan berdoa kepada sang Pencipta Robbi," ungkap Fadhil di hadapan peserta.

Seminar nasional ini menghadirkan diskusi komprehensif bersama tujuh narasumber terkemuka yang mengulas buku memoar dari berbagai sudut pandang:

1. Edwin Soeryadjaya, anak kedua William Soeryadjaya / Pendiri PT Saratoga Investama Sedaya, membagikan kisah personal, nilai integritas, serta filosofi keagamaan dan kemanusiaan yang ditanamkan sang ayah sepanjang hidupnya.

2. Sandiaga Uno, yang hadir menyapa peserta melalui tayangan video khusus karena berhalangan hadir, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara serta mendorong mahasiswa untuk mengambil pelajaran berharga dari prinsip kepemimpinan Om William.

3. Prof. Abdur Rozaki, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga, menyoroti pentingnya karakter pantang menyerah dan adaptabilitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan zaman.

4. KH. Jadul Maula, Ketua Lesbumi PBNU, mengulas aspek kebudayaan, kebangsaan, dan etika sosial dalam nilai pasrah kepada Tuhan yang dijalankan para tokoh bangsa.

5. Shofiyullah Muzammil, mewakili Ketum PBNU Gus Kikin, memberikan perspektif reflektif mengenai kedalaman makna spiritualitas dalam aktivitas ekonomi dan sosial.

6. Haruman Herdansah, menguraikan pilar keorganisasian dan manajerial yang menjadi kunci keberlanjutan bisnis modern.

7. Verry Fahrudin (mewakili Cris Kuntadi), mengulas dimensi akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang menjadi fondasi utama dalam karya-karya Om William.

Acara yang turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan, para Wakil Rektor, Dekan, Guru Besar, serta civitas akademika UIN Sunan Kalijaga ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Melalui agenda ini, mahasiswa diharapkan dapat terinspirasi untuk menjadi pribadi yang cerdas, berdaya saing tinggi, berjiwa kewirausahaan, serta senantiasa melandaskan setiap ikhtiar dengan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

@timwebkemahasiswaanuinsuka