UIN Sunan Kalijaga Gelar Rapat Koordinasi OASE III PTKIN se-Indonesia: Matangkan Persiapan Ajang Talenta Nasional

Yogyakarta, Kemahasiswaan UIN Suka – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Kegiatan yang mempertemukan para pimpinan serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama se-Indonesia ini berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Oktober 2026, bertempat di Loman Park Hotel, Yogyakarta. Rencananya, puncak perhelatan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 tersebut akan diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 3 sampai 7 November 2026. 

Pertemuan ini dihadiri secara langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, M.A.,M.Phil., Ph.D bersama Ketua Forum Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan PTKIN se-Indonesia sekaligus Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Abdur Rozaki, M.Si.. Selain itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., turut hadir dan memberikan arahan secara daring melalui jaringan zoom. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Kepala Biro (AAKK dan UK) serta para Wakil Rektor III dari berbagai PTKIN se-Indonesia. 

Rangkaian rapat koordinasi diawali dengan pemaparan teknis sistem oleh tim IT OASE, pembukaan resmi, penyampaian sambutan dan arahan pimpinan, hingga laporan progres persiapan dari UIN Sunan Kalijaga selaku tuan rumah. 

Sinergi Agama, Sains, dan Riset dalam Paradigma Interkoneksi

Dalam sambutannya yang disampaikan secara langsung, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, M.A., M.Phil., Ph.D menegaskan bahwa OASE merupakan ajang krusial untuk mempertemukan talenta-talenta terbaik mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam dari seluruh penjuru Indonesia. Ajang ini dirancang untuk mengintegrasikan tiga pilar utama agama, sains, dan riset sebagai bentuk transformasi kualitas pendidikan di lingkungan PTKIN. 

"OASE membuktikan bahwa mahasiswa PTKIN tidak hanya unggul di bidang keagamaan, tetapi juga sangat kompetitif dalam bidang sains dan riset. Ajang ini menjadi momentum penting untuk menguatkan citra dan daya saing PTKIN di tingkat nasional," papar Prof. Noorhaidi Hasan. Di tengah berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pelaksanaan OASE dipandang sangat strategis untuk mengasah nalar kritis dan kecerdasan mahasiswa. 

Sementara itu, Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., dalam arahannya turut mengapresiasi komitmen tinggi dari seluruh pimpinan PTKIN. Meski dihadapkan pada penyesuaian efisiensi anggaran, kehadiran pimpinan PTKIN yang mencapai 90% menegaskan bahwa OASE merupakan agenda prioritas nasional. Beliau juga menekankan pentingnya keterlibatan lembaga riset profesional seperti BRIN dalam proses penjurian guna menjaga bobot dan reputasi ajang bergengsi ini. 

Laporan Progres dan Kesiapan Kontingen Kampus

Sebagai Ketua Forum Warek III, Prof. Dr. Abdur Rozaki, M.Si., memaparkan progress report perjalanan OASE yang sebelumnya sukses digelar di UIN Ar-Raniry Aceh (OASE I) dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (OASE II), hingga kini berlabuh di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (OASE III). Tahapan persiapan saat ini tengah memasuki verifikasi dan validasi berkas pendaftaran calon peserta secara by name. 

Semangat dan optimisme juga disampaikan oleh para perwakilan kontingen yang hadir. Perwakilan dari UIN Imam Bonjol Padang mengonfirmasi kesiapan kontingennya untuk berlaga di berbagai cabang perlombaan dan berharap seluruh rangkaian OASE III dapat berjalan lancar. 

Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari UIN Banten, Dedi Sunarti, menyampaikan bahwa kampusnya telah menyelesaikan tahapan seleksi internal. "Persiapan kontingen kami sudah matang. Kami berharap melalui OASE III ini, pembinaan talenta mahasiswa PTKIN semakin merata dan membawa hasil terbaik bagi institusi," tuturnya. 

Sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar pimpinan PTKIN se-Indonesia, rangkaian rakor di hari pertama ditutup dengan suasana santai dan hangat melalui jamuan pesta durian bersama yang dinikmati oleh seluruh tamu undangan di area garden Loman Park Hotel.

Melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini, UIN Sunan Kalijaga bersama seluruh pimpinan PTKIN se-Indonesia optimistis penyelenggaraan OASE III PTKIN 2026 di Yogyakarta yang akan dilaksanakan pada 3–7 November 2026 mendatang dapat berjalan sukses dan mampu melahirkan generasi muda Islam yang unggul, inovatif, serta berdaya saing global. (timwebkemahasiswaanuinsuka)