UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Terima Kunjungan Student Mobility Pengurus Organisasi Kemahasiswaan dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

YOGYAKARTA — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan Student Mobility Pengurus Organisasi Kemahasiswaan dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Rabu (25/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring organisasi mahasiswa sekaligus memperluas kolaborasi antar kampus.

Rombongan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dipimpin oleh Dr. Dedi Sunardi, M.H., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, bersama jajaran Tim Pembina Kegiatan Mahasiswa (TPKM): Jamaludin (Sekretaris TPKM), Mukhlishon, serta unsur akademik Nursi, Ubaidillah, Ade Hermawan, dan Reza Irsyad.

Selain unsur pimpinan, hadir pula perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lintas bidang, mulai dari UKM KSR, LPM SIGMA, LDK Ummul Fikroh, PRIMA, KOPMA Al-Hikmah, Pramuka, FORMASI, Tapak Suci, Bahasa, GESBICA, UPTQ, MAHAPEKA, MENWA, hingga perwakilan DEMA-U dan SEMA-U.

Sementara itu, tim kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga menyambut rombongan dengan hangat, disertai kehadiran perwakilan UKM kampus tuan rumah, di antaranya UKM Kalimasada, Pramuka, Koperasi Mahasiswa (KOPMA), EXACT, INKAI, Taekwondo, Mapalaska, KSR PMI, Menwa, Paguyuban Duta Kampus, PSM Gita Savana, Teater Eska, Olahraga, PPS Cepedi, PIKM Lingkar Seroja, OG Al-Jami’ah, JQH Al-Mizan, LPM Arena, JCM Kine Klub, SPBA, Kordiska, serta perwakilan SEMA-U dan DEMA-U.

Dalam sambutannya, Dr. Dedi Sunardi menegaskan bahwa Student Mobility merupakan sarana penting untuk berbagi praktik baik, memperluas wawasan, serta memperkuat kolaborasi antar kampus. 

“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas antara mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan UIN Sunan Kalijaga,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Katim Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga, Muhammad Mahyudin, memaparkan sejumlah program kerja bidang kemahasiswaan, seperti Kalijaga Change Makers (KCM), kegiatan UKM, layanan beasiswa, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi mahasiswa. 

“KCM sudah terlaksana dua kali, dan tahun ini akan mengajak bukan hanya mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, namun mahasiswa seluruh PTKIN,” jelasnya.

Selanjutnya, para mahasiswa dari kedua kampus saling berdiskusi sesuai bidang masing-masing di Student Center dan Greenhouse UIN Sunan Kalijaga. Diskusi ini menjadi ruang interaksi yang produktif, di mana mahasiswa bertukar pengalaman, ide, dan strategi pengembangan organisasi kemahasiswaan.

Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dengan pembahasan seputar pengelolaan organisasi, pengembangan UKM, serta strategi peningkatan kapasitas mahasiswa di era digital. Perwakilan UKM dari kedua kampus menyusun rencana tindak lanjut untuk kegiatan bersama.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam memperkuat peran sebagai pusat kolaborasi mahasiswa, sekaligus membuka peluang kerjasama berkelanjutan dengan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.